HTML5 Audio Player
• Menuju Generasi Emas Indonesia di Revolusi Industri 4.0

Kualitas pendidikan di SMK Penerbangan Cakra Nusantara sudah teruji secara Nasional. Terbukti di tahun perdana SMK Penerbangan Cakra Nusantara meluluskan Taruna Taruni yang sebagian besar sudah bekerja dan melanjutkan.

Di akhir tahun 2018, Sesuai SK BAN S/M No 762/BANP-SM/LL/XII/2018 memutuskan bahwa SMK Penerbangan Cakra Nusantara meraih nilai Akreditasi A (Unggul). Hal ini membuktikan bahwa Pendidikan di SMK Penerbangan Cakra


Abad 21 era Rev Industri 4.0 membutuhkan tenaga kerja terampil, pintar saja tidak cukup namun harus pintar dan terampil, untuk bisa terampil maka harus praktek, di SMK Penerbangan Cakra Nusantara, pola pendidikannya berbasis industri dan berwawasan international, memadukan teori dan praktek menjadi sebuah kompetensi yang dapat bersaing di dunia internasional, mengapa demikian, karena sejak kelas satu sudah ada program BBC yang spesifik membudayakan berbahasa inggris, yang sebelumnya tidak bisa

Berdasarkan Mc Kinsey Global Institute, Indonesia membutuhkan sekitar 58 juta tenaga kerja terampil untuk kenjadikan ekonomi Indonesia peringkat ke 7 pada tahun 2030 mendatang.

Pendidikan vokasi adalah jawaban dari tantangan ini, karena UU Sistim Pendidikan Nasional mengamanatkan tujuan pendidikan vokasi adalah melahirkan tenaga terampil yang profesional dan siap menjadi praktisi, siap praktek dan siap kerja, sejak awal peserta didik selain belajar di kelas juga praktek langsung, sehingga

Menunggu jaman berubah tanpa kesiapan adalah sebuah kesalahan, Berdasar data Mc Kinsey Global Institute, Indonesia membutuhkan sekitar 58 Juta Tenaga Kerja Terampil untuk menjadikan ekonomi Indonesia peringkat ke 7 pada 2030 mendatang.

Saat ini terjadi transisi dari pola pendidikan zaman dulu dan sekarang, sistim pendidikan saat ini harus bisa menyesuaikan dengan generasi milenial agar tak tertinggal, kewajiban lembaga pendidikan menyiapkan generasi milenial menjadi angkatan kerja yang


Dewasa ini perkembangan sosial kemasyarakatan yang begitu pesat, telah menimbulkan terjadinya pergeseran paradigma dalam berbagai bidang kehidupan, tak terkecuali kepemimpinan, pada masa kepemimpinan transaksional, pemimpin dapat memimpin secara efektif ketika ada kesepakatan yang sifatnya transaksional, saat ini berkembang berbagai model kepemimpinan sebagai bentuk respon pergeseran paradigma tersebut, diantaranya muncul kepemimpinan transformasional dan menjadi lebih efektif karena melibatkan

(Bukan Melihat Apalagi Mengurus Yang Bukan Tanggung Jawabnya)

Industri penerbangan penuh dinamika dan terus berdetak, kesibukan orang yang datang dan pergi mewarnai berbagai bandara saat ini, di Indonesia sejak tahun 2017 sebanyak 7 Bandara sudah buka 24 jam, dan 10 Bandara beroperasi hingga pukul 00.00, Tahun 2018 jumlah penumpang pesawat mencapai 116.654.624 orang.

Menurut data IATA, pada tahun 2036 Indonesia akan menjadi pasar penerbangan terbesar ke 4 dunia, dengan total penumpang pesawat



Panglima Angkatan Udara Thailand Commander in Chief Royal Air Force (C-in-C RTAF) Air Chief Marshal Chaiyapruk Didyasarin melakukan kunjungan persahabatan di ke Pulau Bali usai melaksanakan kunjungan kehormatan ke Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI yuyu Sutisna, S.E., MM., di Mabes AU Cilangkap, Jakarta.

Demikian dikatakan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) I Gusti Ngurah Rai Kolonel Pnb Wibowo Cahyono Soekadi, S.Sos. di Baseops Lanud I Gst Ngurah Rai.
Merupakan moment